problem solving
kita sering mengeluhkan
'duh, lagi ada masalah ni.'
'pusing, masalah ini kok rumit bnget!'
'aku sudah ga mampu lagi memecahkan masalah ini, aku nyerah!'
umm, sbenernya apa sih definisi masalah itu sendiri?
........
arah kakiku sejenak terhenti pada satu tempat yang sejak lama ingin aku kunjungi
taman bermain
taman kanak-kanak, dimana selama setahun aku habiskan waktuku disini
21 tahun yang lalu
ada banyak mainan di taman ini
jungkat-jungkit, perosotan, halang rintang, dan masih banyak lagi yang lainnya
permainan favoritku dulu, sebuah halang rintang berupa besi-besi yang tersusun membentuk kubus
aku suka permainan ini karena ga perlu rebutan sama temen2 yang lain
dan lagian ga banyak anak yg suka permainan ini
aku yang dulu suka sekali memanjat
memanjat hingga besi rintang tertinggi
yang sontak membuat bu sum, kepala tk arhanud itu berhamburan keluar
menyuruhku untuk segera turun
karena tinggi besi yang ku panjat hampir 5 kali tinggi badanku ;p
hehe
halang rintang yang sangat tinggi bagiku, saat itu
dan sekarang
tak ubahnya besi yang tersusun biasa
hanya cukup jinjit, dan aku sekarang bisa menyentuh puncaknya
lalu apa hubungan permainan halang rintang dengan 'masalah'?
masalah, sebenarnya merupakan variabel tetap,
sebuah bilangan konstanta
sudut pandang kitalah yang membuat kadar masalah itu berbeda-beda
sama seperti permainan halang rintang kegemaranku dulu
aku yang dulu dengan aku yang sekarang ternyata memiliki persepsi beda akan permainan ini
kesimpulannya..
ketika kita merasa masalah yang sedang kita hadapi begitu berat
berhentilah sebentar
tenangkan pikiran, relaksasi
lalu cari sudut pandang lain dalam memandang masalah tersebut
karena memang ada banyak sudut dalam memandang suatu masalah
ketika kita kalut, kita tak bergeming dari sudut tersulit
dan terlupa, bahwa ada sudut yang lainnya
sudut termudah
carilah sudut tersebut dengan mata hati dan pikiran yang tenang
nah, dari situ kita akan menyadari
bahwa masalah yang sedang kita hadapi ini tidak ada apa-apanya
hanya perlu jinjit, dan kita bisa menyentuh puncaknya
sang anak ikan
berbagi pakan berbagi ceria
Jumat, 27 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar