sang anak ikan

berbagi pakan berbagi ceria

Rabu, 08 Juni 2011

mengalir seperti air


ada sebuah ungkapan yang dibenarkan oleh banyak orang, bahkan mungkin juga anda
'jalani hidup mengalir seperti air.'

sekilas tampak tidak ada yang salah dari ungkapan ini
tapi, waktu jaman sekolah dulu, guru fisikaku pernah ngomong
'air hanya mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah.'
yaa, kurang lebih gitulah bahasanya.

balik lagi ke ungkapan 'let it flow like water'
orang yang hari esok lebih rendah dari hari ini atau kemarin adalah orang yang celaka.
nah loh, ga maukan jadi orang yang celaka. kalo aku sih ga mau, tau deh kalo kamu gimana?

karena hanya air yang dekat permukaan saja yang bermanfaat, sisanya hanya kelompok pengembira.

masalahnya, bagaimana supaya airnya mengalir ke atas?
oke ini emang masalah, kalian boleh masing-masing berteori atau berpendapat.
tapi dari pemikiranku yang sederhana, ada dua cara supaya air bisa naik ke atas :
1. menunggu orang menurunkan timbanya
2. memompa air

kamu mo pilih yang mana?
kalo masih waras sih, aku yakin pilihannya pasti nomer dua,
masalah berikutnya, pompanya apa? dan dimana?

pompanya itu ada pada diri kita sendiri, yaitu cita-cita.
pompa semangatmu untuk sukses dengan cita-cita.

tapi hanya dengan pompa, air akan naik tapi muncrat kemana-mana
yang kita perlukan berikutnya adalah pipa untuk mengalirkan air kita.
pipanya adalah usaha.
cita-cita tanpa usaha hanyalah bualan omong kosong.

terakhir, kita butuh wadah untuk menampung.
doa dan tawakal adalah sebaik-sebaiknya wadah.

wollohualam bishowab

5 komentar:

  1. mengalir seperti air, didefinisikan dalam inti analogi PERGERAKAN, bukan ARAH GRAVITASI.... hekekkee.. kau ini den ado bae.....tapis etuju jugo... butuh pompa air merk apo den?

    BalasHapus
  2. yg sejuta umat jg bole.. sanyo ;p
    oi cang, kalo nak nambahin ikon "berbagi dengan pesbuk, berbagi dengan tuiter' tuh cemano yeh
    nubi, mohon pencerahannya gan :)

    BalasHapus
  3. huahuahuhaa.... berani bayar berapo awak minta diajari..? huekekkee

    BalasHapus
  4. suhu... ajerin duonggggg #melas

    BalasHapus
  5. blogger dashboard >> rancangan halaman >> elemen halaman >> klik edit dibagian posting blog >> centang "tampilkan tombol berbagi"

    BalasHapus